Home » Kesehatan » 20 Salep Bisul yang Ampuh dan Paling Bagus di Apotik

20 Salep Bisul yang Ampuh dan Paling Bagus di Apotik

20 Salep Bisul yang Ampuh dan Paling Bagus di Apotik

Bisul, juga dikenal sebagai furunkel dalam istilah medis, merupakan benjolan merah berisi nanah yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada kulit. Penyebab umumnya adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang mengakibatkan peradangan pada folikel rambut atau kelenjar minyak kulit. 

Meskipun bisul seringkali terasa sakit dan mengganggu aktivitas, namun ada solusi yang dapat membantu meringankan gejalanya. Salah satu cara mengatasinya adalah menggunakan salep bisul.

Jika beberapa bisul bergabung menjadi benjolan yang lebih besar, ini disebut sebagai karbunkel. Bisul biasanya muncul di area folikel rambut di berbagai bagian tubuh, seperti wajah, leher, ketiak, pantat, dan paha. 

Mereka bisa muncul sekali saja atau menjadi masalah kronis yang berulang. Dengan penggunaan yang tepat, bisul dapat sembuh dalam waktu yang lebih singkat dan mengurangi rasa tidak nyaman yang ditimbulkan. 

Rekomendasi Salep Bisul yang Ampuh 

Selain menggunakan salep bisul, Anda juga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko bisul, seperti menjaga kebersihan kulit, menghindari pemakaian pakaian yang terlalu ketat, dan menghindari faktor risiko lainnya yang dapat menyebabkan infeksi folikel rambut. Dibawah ini berbagai pilihan obat bisul: 

1. Liposin

Salep bisul Liposin mengandung tiga jenis antibiotik sekaligus, yaitu Neomycin, Bacitracin, dan Polymixin, yang dikombinasikan dengan lidokain sebagai anestesi lokal. Kandungan antibiotik dalam salep ini memiliki spektrum luas yang mampu melawan bakteri gram positif maupun negatif, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri.

Liposin juga digunakan sebagai terapi untuk penyakit kulit seperti impetigo, ektima, luka bakar, luka gores, furunkulosis, dan infeksi kulit lainnya yang disebabkan oleh bakteri. Cukup dioleskan 1-3 kali sehari pada area bisul, hindari penggunaan area mata untuk mencegah iritasi, harga berkisar sekitar Rp53.600 per tube.

Baca Juga: Sabun Muka Untuk Flek Hitam di Indomaret

2. Pirotop

Salep bisul Pirotop Cream mengandung Mupirocin Calcium. Mupirocin merupakan antibiotik carbapenem yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara mengikat asam ribonukleat transferase (RNA) sintetase. Salep ini diresepkan dokter untuk mengobati infeksi kulit seperti impetigo yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus.

Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Penggunaan salep ini harus sesuai dengan petunjuk dokter dan dioleskan tipis-tipis sesuai kebutuhan. Harga salep ini berkisar antara Rp89.900 hingga Rp101.900 per tabung, tergantung dari tempat dan apotek yang menjualnya.

3. Nebacetin

Salep bisul Nebacetin dengan kandungan Neomycin sebagai antibiotik golongan aminoglikosida, mengobati infeksi yang disebabkan bakteri gram negatif. Neomycin bekerja dengan cara mengikat secara reversibel pada subunit 30s ribosom, menghambat sintesis protein, dan pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri.

Bacitracin, antibiotik yang dihasilkan dari organisme kelas Bacillus subtilis var Tracy, juga memberikan efek yang luas dengan aktivitasnya terhadap bakteri gram negatif maupun positif. Nebacetin termasuk kategori obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai petunjuk dokter. Harga berkisar antara Rp28.700 hingga Rp33.000 per tube.

4. Mupirocin 2%

Salep Bisul Mupirocin 2% mengandung antibiotik Mupirocin, yang efektif mencegah infeksi kulit disebabkan bakteri Streptococcus pyogenes atau Staphylococcus aureus. Dengan kandungan antibiotiknya, salep ini bekerja dengan cara membunuh bakteri dan mencegah pertumbuhannya dengan menghalangi sintesis protein.

Dokter umumnya meresepkan untuk mengobati infeksi kulit primer akut seperti furunkulosis, folikulitis, dan impetigo. Tidak dianjurkan untuk pengobatan luka bakar atau luka terbuka. Harga Mupirocin salep juga cukup terjangkau, dengan kisaran harga sekitar Rp41.500 per tube. 

5. Fucidin

Fucidin Salep Bisul adalah obat yang mengandung asam fusidat, zat yang mampu menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab bisul seperti Staphylococcus aureus. Dengan kandungan antibiotiknya, Fucidin Krim dapat digunakan hingga 3-4 kali sehari selama 7 hari untuk mengobati bisul dengan efektif.

Penting untuk selalu mengikuti anjuran dokter dan membaca petunjuk penggunaan sebelum menggunakan Fucidin Krim. Penggunaan salep bisul ini harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan agar dapat memberikan hasil yang optimal dalam mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

6. Gentamicin

Salep bisul Gentamicin merupakan salah satu jenis antibiotik aminoglikosida yang efektif dalam membunuh bakteri penyebab infeksi. Dengan kandungan salep yang mudah digunakan, Gentamicin memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengobati bisul dengan cepat dan efektif.

Penggunaannya cukup dioleskan tipis pada area bisul yang sudah dibersihkan. Anjuran penggunaan adalah 3 hingga 4 kali sehari, atau sesuai dengan petunjuk dari dokter untuk hasil yang optimal. Selain kemudahan penggunaan, Gentamicin salep juga memiliki harga yang terjangkau, dengan kisaran Rp 5 ribu per tube. 

7. Afucid 

Salep bisul Afucid Cream merupakan salep untuk mengatasi berbagai infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, seperti bisul, impetigo, dan selulitis. Kandungan utamanya, fusidic acid, adalah senyawa antibiotik yang bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi.

Dengan konsentrasi yang tepat, Afucid Cream mampu meredakan peradangan dan mempercepat proses penyembuhan pada kulit yang terinfeksi. Penggunaan salep bisul ini harus sesuai dengan petunjuk dokter, karena termasuk dalam golongan obat keras yang memerlukan pengawasan medis.

8. Sagestam

Sagestam cream adalah salep bisul yang mengandung antibiotik gentamicin, suatu senyawa aktif yang efektif dalam mengatasi infeksi bakteri. Dengan cara mengganggu pembentukan dinding sel bakteri, gentamicin membantu mematikan bakteri penyebab infeksi. 

Salep bisul ini harus digunakan sesuai petunjuk dokter, biasanya dengan cara dioleskan tipis-tipis pada area yang terinfeksi. Meskipun umumnya aman digunakan, beberapa efek samping ringan seperti iritasi kulit seperti gatal atau kemerahan mungkin terjadi. 

9. Diprogenta

Salep bisul Diprogenta mengandung gentamicin sulfate dan betamethasone. Kombinasi kedua zat aktif ini bekerja secara sinergis untuk mengatasi peradangan dan infeksi di kulit, khususnya pada bisul. Tidak hanya mampu mengobati bisul namun juga mencegah kemunculannya kembali.

Meskipun Diprogenta memiliki manfaat yang besar, penggunaan yang tidak sesuai dapat menyebabkan reaksi seperti gatal, iritasi, dan kulit kering. Dengan keunggulannya dalam mengatasi masalah kulit seperti bisul, Diprogenta telah menjadi pilihan utama bagi banyak orang yang mengalami kondisi serupa. 

10. Mertus 

Salep bisul Mertus Cream 10 gram adalah solusi terbaik untuk mengatasi infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri. Dengan kandungan antibiotik Mupirocin calcium, salep ini mampu menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab bisul, impetigo, luka bakar, luka infeksi, dan luka pasca operasi.

Bahan aktif dalam salep bisul ini bekerja menghambat pertumbuhan bakteri, membantu menyembuhkan bisul. Selain itu, konsentrasi tinggi dari bahan aktif ini juga dapat membunuh bakteri secara langsung, mempercepat proses penyembuhan. Harga Mertus Cream berkisar antara Rp60.000 hingga Rp80.000 per tube.

11. Bactoderm 

Salep bisul Bactoderm 2% Cream adalah solusi terbaik untuk mengatasi infeksi bakteri pada kulit, terutama oleh bakteri gram positif seperti Staphylococcus aureus dan Staphylococcus pyogenes. Dengan kandungan bahan aktif mupirocin 2%, obat ini efektif dalam mengobati berbagai masalah kulit seperti impetigo, karbunkel, bisul, dan folikulitis.

Bactoderm 2% Cream merupakan obat keras yang harus digunakan sesuai dengan resep dokter. Hal ini penting untuk memastikan penggunaan yang tepat dan efektif dalam mengatasi masalah kulit yang sedang dialami. Harga obat ini pun terjangkau, dengan kisaran Rp50.000 – Rp60.000 per tube.

12. Fuson 

Salep bisul Fuson 2% Cream merupakan pilihan yang tepat untuk mengatasi berbagai infeksi kulit seperti impetigo, folikulitis, erythrasma, abses, dan luka terinfeksi. Dengan kandungan bahan aktif Fusidic acid 2%, obat ini bekerja secara efektif dengan mengganggu translokasi sub-unit peptida yang menghambat sintesis protein.

Obat Fuson 2% Cream merupakan obat keras yang hanya boleh digunakan sesuai dengan resep dokter. Hal ini dilakukan untuk memastikan penggunaan obat yang tepat dan aman bagi kesehatan kulit. Harga salep bisul Fuson 2% Cream cukup terjangkau, dimulai dari Rp70.000 per tube.

13. Fusibat 

Salep bisul Fusibat Cream dengan kandungan bahan aktif Fusidic acid 20 mg, obat ini bekerja efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi kulit seperti Staphylococcus, Streptococcus, Propionibacterium acnes, dan Corynebacterium minutissimum.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan obat ini harus sesuai dengan resep dokter untuk memastikan efektivitasnya dan mencegah kemungkinan efek samping yang tidak diinginkan. Harga Fusibat Cream cukup terjangkau, berkisar antara Rp140.000 hingga Rp170.000 per tube. 

14. Fusigra 

Salep bisul Fusigra Cream adalah pilihan utama untuk mengatasi berbagai infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri gram positif. Dengan kandungan bahan aktif Fusidic acid 2%, salep bisul ini efektif dalam mengobati kondisi seperti impetigo, sycosis barbae, abses, dan masih banyak lagi.

Dengan keunggulan dalam mengatasi infeksi dari bakteri seperti Staphylococcus aureus, Neisseria, Haemophilus, Moraxella, dan Corynebacteria, Fusigra Cream merupakan solusi terbaik untuk permasalahan kulit yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari. Harga mulai dari Rp50.000 hingga Rp75.000 per tube. 

15. Mupicor 

Mupicor Cream 2% adalah salep bisul yang mengandung bahan aktif Mupirocin Calcium 2%. Dengan krim ini, Anda bisa mengatasi infeksi bakteri pada kulit dengan efektif. Obat ini bekerja dengan cara menghambat sintesis protein secara reversibel dan spesifik, sehingga membantu dalam proses penyembuhan infeksi.

Sebagai obat keras, Mupicor Cream hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Anda tidak perlu khawatir tentang harga, karena Mupicor Cream tersedia dengan harga terjangkau mulai dari Rp40.000 per tube.

16. Bactroban 

Bactroban Salep bisul dengan kandungan bahan aktif mupirocin, obat ini termasuk dalam golongan antibiotik yang efektif untuk melawan infeksi bakteri. Bisul sendiri merupakan kondisi kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti impetigo, eksim, folikulitis, dan bisul itu sendiri.

Dengan cara kerjanya yang menghambat pertumbuhan bakteri, Bactroban Salep dapat membantu mengatasi masalah bisul dengan cepat dan efektif. Namun, perlu diingat bahwa obat ini termasuk dalam kategori obat keras, sehingga penting untuk menggunakan obat ini sesuai dengan anjuran dokter. 

17. Cephalexin

Cephalexin, salep bisul yang terkenal, merupakan pilihan yang efektif dalam mengatasi infeksi bakteri. Dengan kandungan antibiotik sefalosporin, salep ini bekerja dengan cara mencegah bakteri membentuk dinding sel mereka, sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak dan akhirnya mati perlahan.

Keampuhan Cephalexin terutama terlihat dalam pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, dan Escherichia coli. Namun, penting untuk diingat bahwa salep ini tidak efektif dalam mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti flu.

18. Ichtyol 

Ichtyol merupakan obat salep bisul  yang mengandung senyawa aktif ichtammolum, dengan kandungan tersebut, salep bisul  ini mampu menghancurkan bakteri penyebab bisul dan meredakan gejalanya secara efektif. Salep berwarna hitam ini juga memiliki kemampuan sebagai antijamur, antibakteri, dan anti-peradangan.

Oleskan salep 2-3 kali sehari pada area kulit yang terkena bisul. Dengan penggunaan yang teratur, Anda dapat merasakan perubahan yang signifikan dalam waktu singkat. Namun, perlu diingat bahwa efek samping seperti rasa gatal, ruam kulit, atau iritasi mungkin terjadi selama penggunaan salep ini.

19. Neosporin

Salep bisul Neosporin memiliki manfaat dan cara penggunaan yang mirip dengan basitrasin. Perbedaannya, Neosporin mengandung lebih banyak antibiotik, termasuk basitrasin, neomycin, dan polymyxin B. Salep ini harus digunakan sesuai anjuran dokter, biasanya dioleskan 1–3 kali sehari.

Meskipun umumnya aman dan efektif untuk bisul, Neosporin memiliki potensi lebih besar untuk memicu reaksi alergi pada sebagian orang, seperti kulit memerah, gatal, dan bentol. Jika reaksi alergi terjadi, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan kembali ke dokter.

20. Nosib 

Nosib Salep bisul adalah solusi terbaik untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti jamur, kurap, panu, bisul, kutu air, dan gatal-gatal. Dengan komposisi yang terdiri dari acidum salicylicum, acidum benzoicum, sulfur praecipitatum, dan mentholum, salep ini telah terbukti efektif dalam meredakan gejala-gejala tersebut.

Salep bisul ini tidak hanya mampu menghilangkan rasa gatal dan peradangan pada kulit, tetapi juga membantu mempercepat proses penyembuhan. Kandungan acidum salicylicum dalam obat ini memiliki sifat antijamur dan keratolitik yang dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati serta mencegah pertumbuhan jamur.

Selain itu, acidum benzoicum dalam Salep Nosib juga memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu membersihkan area infeksi dan mencegah penyebaran bakteri. Sementara sulfur praecipitatum dan mentholum membantu mengurangi peradangan dan meredakan rasa nyeri akibat bisul. Dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp 13 ribu per pcs.

Dengan adanya beberapa rekomendasi salep bisul yang telah disebutkan di atas, kamu dapat mencoba untuk mengatasi masalah bisul dengan lebih efektif. Penting untuk selalu memperhatikan petunjuk penggunaan dari dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut. 

Dalam menjaga kesehatan kulit dan mengatasi masalah bisul, menggunakan salep bisul yang tepat sangatlah penting. Pastikan untuk selalu memilih obat yang aman dan terpercaya untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan. Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter jika bisul tidak kunjung membaik atau mengalami gejala yang lebih parah. 

Bagikan ke: